Puruk Cahu, Pewarta Kalteng News— Forum Literasi dan Seni Sastra Murung Raya menggelar kegiatan perdana Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di MTsN 1 Murung Raya dengan mengusung tema “Sekolah Berliterasi, Generasi Berinspirasi.” Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa, guru, serta komunitas sekolah yang berkomitmen menumbuhkan budaya literasi di lingkungan pendidikan.
Forum Literasi dan Seni Sastra Murung Raya berada di bawah pembinaan Ibu Dina Maulida, S.Hi, yang merupakan istri Wakil Bupati Murung Raya sekaligus Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya. Kehadiran beliau sebagai pembina menjadi dukungan moral yang kuat bagi tumbuhnya gerakan literasi di daerah. Komitmen beliau dalam membina dan mendorong kegiatan literasi menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan sumber daya manusia yang unggul, cerdas, dan berkarakter.
Kegiatan perdana ini menjadi langkah awal yang penting dalam memperluas gerakan literasi di dunia pendidikan. Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai gerakan membangun pola pikir kritis, menumbuhkan empati, serta menanamkan nilai-nilai karakter dan kreativitas di kalangan peserta didik. Melalui literasi, siswa diajak untuk mencintai ilmu pengetahuan, menghargai gagasan, dan berani menuangkan ide dalam karya.
Ketua Forum Literasi dan Seni Sastra Murung Raya, Leo Waldi, S.Ip, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Gerakan Literasi Sekolah merupakan salah satu langkah strategis dalam membangun generasi yang berkarakter dan berdaya saing tinggi.
> “GLS ini merupakan upaya untuk menumbuhkan wawasan, pengetahuan, serta kecintaan terhadap membaca dan menulis. Melalui dunia pendidikan, literasi tumbuh dengan teratur dan terukur. Semoga melalui gerakan ini, kita dapat membangun karakter peserta didik yang kuat, kreatif, dan memiliki daya saing tinggi, sehingga siap berkontribusi demi kemajuan daerah serta siap menyongsong Murung Raya Emas 2030 dan Indonesia Emas 2045,” ujar Leo Waldi.
Ia juga menegaskan bahwa literasi harus menjadi bagian dari budaya sekolah dan keseharian peserta didik. Dengan kebiasaan membaca dan menulis yang konsisten, generasi muda akan tumbuh menjadi pribadi yang berpengetahuan luas, berpikiran terbuka, serta siap menghadapi dinamika zaman.
Kepala MTsN 1 Murung Raya turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap semangat literasi terus berkembang di lingkungan pendidikan. “Melalui literasi, kita menanamkan nilai-nilai berpikir kritis, kreatif, dan beretika. Literasi menjadi kunci dalam membentuk generasi yang siap menghadapi masa depan dengan kepribadian yang kuat,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan pembacaan karya tulis dan puisi oleh para siswa, menampilkan semangat dan kreativitas generasi muda Murung Raya. Dengan terlaksananya kegiatan perdana ini, Forum Literasi dan Seni Sastra Murung Raya berharap semangat literasi akan terus tumbuh dan menginspirasi, mencetak generasi berliterasi dan berinspirasi demi Murung Raya yang maju dan Indonesia yang gemilang.
(Dahli)
Tags
Pemkab Murung Raya