Ad

Camat Uut Murung Soroti Pentingnya Pembangunan Kembali Jembatan Sungai Jolo

Puruk Cahu, Pewarta Kalteng News– Camat Uut Murung, Defrianton, S.H., hari ini, Kamis (9/7/2026), menyampaikan hasil pelaksanaan monitoring realisasi Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Tahap I yang beberapa waktu lalu dilaksanakan Pemerintah Kecamatan Uut Murung bersama tim lintas sektor.

Menurut Defrianton, kegiatan tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan program pembangunan desa berjalan sesuai ketentuan sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kehadiran sejumlah instansi di desa-desa.

Ia menjelaskan, dalam kegiatan monitoring tersebut Pemerintah Kecamatan turut melibatkan Dinas Kesehatan bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas yang memberikan pelayanan pengobatan gratis kepada masyarakat. Selain itu, hadir pula Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta tim Pembinaan PKK.

"Melalui kegiatan ini, apabila masyarakat memiliki informasi, aspirasi maupun keluhan yang berkaitan dengan pelayanan dinas tertentu, dapat langsung disampaikan kepada instansi terkait yang hadir di lapangan sehingga dapat segera ditindaklanjuti," ujar Defrianton.

Selain melakukan monitoring realisasi ADD dan DD Tahap I, Pemerintah Kecamatan Uut Murung juga terus berupaya memperhatikan berbagai persoalan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat, salah satunya pembangunan kembali Jembatan Sungai Jolo yang ambruk sekitar tiga tahun lalu.

Defrianton mengatakan, pihak kecamatan telah berupaya menjalin komunikasi dengan perusahaan yang memiliki izin konsesi di kawasan tersebut agar dapat berpartisipasi dalam upaya pembangunan kembali jembatan. Namun, hingga saat ini upaya tersebut masih menghadapi kendala karena perusahaan pemegang izin HPH di wilayah tersebut tidak sedang beroperasi menuju Desa Kalasin sehingga belum memiliki keterkaitan langsung dengan akses tersebut.

Menurutnya, Jembatan Sungai Jolo merupakan akses vital bagi masyarakat Desa Kalasin dan Desa Tujang. Kondisi jembatan yang rusak menyebabkan mobilitas masyarakat menjadi terbatas, sementara biaya angkut kebutuhan pokok dari Puruk Cahu meningkat. Di sisi lain, hasil pertanian dan hasil hutan masyarakat juga membutuhkan biaya transportasi yang lebih besar sehingga berdampak pada nilai jual saat dipasarkan.

Oleh karena itu, hari ini, Kamis (9/7/2026), Defrianton berharap pembangunan kembali Jembatan Sungai Jolo dapat menjadi perhatian bersama. Menurutnya, dukungan dan sinergi dari berbagai pihak sangat diperlukan agar akses transportasi masyarakat dapat kembali normal, aktivitas perekonomian berjalan lebih lancar, serta pembangunan di wilayah pedalaman Kecamatan Uut Murung dapat terus berkembang demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

 (Dahli)
Baca Juga:
https://www.pewartakaltengnews.com/2026/07/camat-uut-murung-soroti-pentingnya.html

Berita Terbaru

  • Camat Uut Murung Soroti Pentingnya Pembangunan Kembali Jembatan Sungai Jolo
  • Camat Uut Murung Soroti Pentingnya Pembangunan Kembali Jembatan Sungai Jolo
  • Camat Uut Murung Soroti Pentingnya Pembangunan Kembali Jembatan Sungai Jolo
  • Camat Uut Murung Soroti Pentingnya Pembangunan Kembali Jembatan Sungai Jolo
  • Camat Uut Murung Soroti Pentingnya Pembangunan Kembali Jembatan Sungai Jolo
  • Camat Uut Murung Soroti Pentingnya Pembangunan Kembali Jembatan Sungai Jolo

Posting Komentar

Ad
Ad