Komisi I DPRD Barito Utara Dukung Penuh SMPN 1 Muara Teweh Menuju KSRG
MUARA TEWEH - Upaya SMPN 1 Muara Teweh dalam mengikuti program Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) sejak Maret 2025 mendapat apresiasi dari Anggota Komisi I DPRD Barito Utara, Patih Herman AB.
Sejak memulai tahapan persiapan, SMPN 1 Muara Teweh telah melakukan berbagai langkah strategis, di antaranya aktivasi akun belajar.id, pelatihan Google Certified Educator Level 1 dan Level 2, hingga penguatan kompetensi melalui program Gemini Educator. Hingga awal 2026, sebanyak 25 guru telah tersertifikasi Level 1 dan 20 guru tersertifikasi Level 2.
Sekolah juga melakukan kunjungan ke sekolah percontohan Google di Kota Madiun, rapat koordinasi bersama tim Google Indonesia di Jakarta, serta orientasi kegiatan di Makassar guna memperkuat implementasi pembelajaran berbasis digital.
Pada tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Barito Utara memberikan dukungan berupa 87 unit Chromebook untuk menunjang proses pembelajaran digital. Selain itu, sekolah telah menyelesaikan pengisian dokumen serta pembuatan video profil pada Februari 2026 sebagai bagian dari tahapan seleksi menuju wawancara asesor Google setelah Idulfitri 2026. Penilaian KSRG menitikberatkan pada keaktifan penggunaan Google Workspace serta inovasi guru dalam pembelajaran.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi I DPRD Barito Utara, Patih Herman AB, menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen dan konsistensi sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan berbasis teknologi.
“Kami sangat mengapresiasi langkah SMPN 1 Muara Teweh yang sejak Maret 2025 serius mempersiapkan diri menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google. Ini menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif dan inovatif,” ujar Patih Herman AB di Muara Teweh, Sabtu (21/2/2026).
Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia, khususnya guru, dalam menguasai teknologi pembelajaran.
“Sertifikasi Google Certified Educator yang telah diraih para guru menjadi bukti bahwa peningkatan kompetensi benar-benar dilakukan secara nyata. Ini tentu akan berdampak pada kualitas pembelajaran dan daya saing siswa,” katanya.
Ia juga menegaskan pentingnya pemanfaatan bantuan perangkat Chromebook secara optimal dan berkelanjutan.
“Fasilitas yang telah diberikan pemerintah daerah harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung transformasi digital di sekolah. Jika berhasil, ini bukan hanya prestasi sekolah, tetapi kebanggaan masyarakat Barito Utara,” tambahnya.
Patih Herman AB memastikan bahwa DPRD melalui Komisi I akan terus mendorong kebijakan yang mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Barito Utara, termasuk penguatan program digitalisasi sekolah.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, SMPN 1 Muara Teweh optimistis mampu melewati tahapan seleksi KSRG dan mewujudkan diri sebagai sekolah rujukan berbasis digital di daerah tersebut.
Posting Komentar