Ad

DP3ADALDUKKB Murung Raya Perkuat Pokja Pengarusutamaan Gender

PURUK CAHU, Pewarta Kalteng News– Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3ADALDUKKB) Kabupaten Murung Raya menggelar kegiatan Advokasi dan Penguatan Kelompok Kerja (Pokja) Pengarusutamaan Gender (PUG) di Aula Bapperida Kabupaten Murung Raya, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya memperkuat pelaksanaan PUG di Kabupaten Murung Raya, sekaligus meningkatkan koordinasi dan komitmen seluruh perangkat daerah dalam mengintegrasikan perspektif gender ke dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

Kegiatan diikuti para kepala perangkat daerah, focal point PUG dari seluruh perangkat daerah, serta unsur Bapperida Kabupaten Murung Raya. Turut hadir narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Kalimantan Tengah, Rico Brilyano, SKM, yang mengikuti kegiatan secara hybrid.

Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Kepala DP3ADALDUKKB Kabupaten Murung Raya, H. Pirman Prihatin, SKM, MM, menyampaikan bahwa kegiatan advokasi dan penguatan Pokja PUG bertujuan memperkuat fungsi Pokja, meningkatkan koordinasi antaranggota, serta merumuskan rencana tindak lanjut bersama.

Dalam laporan tersebut, H. Pirman Prihatin juga menyampaikan sejumlah data strategis terkait pembangunan gender di Kabupaten Murung Raya.

Berdasarkan data yang dipaparkan, jumlah penduduk Kabupaten Murung Raya mencapai 124.291 jiwa, terdiri atas 64.673 jiwa laki-laki atau 52,03 persen dan 59.618 jiwa perempuan atau 47,97 persen.

Sementara itu, capaian Indeks Pembangunan Gender (IPG) Kabupaten Murung Raya pada 2024 tercatat sebesar 68,81 persen, dengan capaian perempuan sebesar 63,70 persen dan laki-laki 75,21 persen. Pada 2025, IPG Murung Raya mencapai 85,53 persen, namun masih berada di peringkat ke-14 di Kalimantan Tengah, di bawah rata-rata provinsi sebesar 90,44 persen.

Untuk Indeks Ketimpangan Gender (IKG), Kabupaten Murung Raya pada 2024 tercatat sebesar 0,619, sedangkan pada evaluasi terkini berada pada angka 0,578. Kondisi tersebut menunjukkan masih diperlukan langkah strategis untuk menekan ketimpangan gender serta meningkatkan kualitas pembangunan yang responsif gender.

H. Pirman Prihatin juga menyampaikan lima langkah strategis yang perlu diperkuat melalui Pokja PUG. Pertama, meningkatkan kapasitas dan semangat Pokja dalam mengarusutamakan gender. Kedua, memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga serta antarperangkat daerah.

Ketiga, melakukan pemetaan pelaksanaan strategi PUG sebagai bagian dari persiapan penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE). Keempat, memastikan PUG terintegrasi dalam seluruh proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di setiap perangkat daerah. Kelima, meningkatkan kualitas serta pemilahan data gender dan anak pada masing-masing perangkat daerah.

Setelah laporan kegiatan disampaikan, Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya, Sarwo Mintarjo, memberikan sambutan dan arahan mewakili Bupati Murung Raya sekaligus membuka kegiatan.

Dalam arahannya, Sarwo Mintarjo menegaskan bahwa pengarusutamaan gender bukan hanya menjadi tanggung jawab DP3ADALDUKKB, tetapi merupakan isu lintas sektor yang membutuhkan komitmen seluruh perangkat daerah.

“Pengarusutamaan gender merupakan amanah undang-undang untuk memastikan pembangunan yang adil dan setara bagi seluruh warga negara tanpa memandang gender. PUG bukan hanya urusan DP3ADALDUKKB, tetapi merupakan isu lintas sektor yang harus diintegrasikan dalam RPJMD dan Renstra seluruh perangkat daerah,” tegas Sarwo Mintarjo.

Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarlembaga agar perspektif gender dapat diterapkan dalam setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga evaluasi.

Menurutnya, seluruh perangkat daerah memiliki peran penting dalam memastikan kebijakan dan program pembangunan mampu memberikan manfaat yang adil dan setara bagi seluruh masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap koordinasi lintas perangkat daerah dalam pelaksanaan PUG semakin kuat. Selain itu, Pokja PUG diharapkan mampu menjalankan perannya secara optimal sehingga pengarusutamaan gender dapat dilaksanakan secara terarah, terukur dan berkelanjutan.

Upaya tersebut diharapkan turut mendorong peningkatan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, politik hingga ekonomi, sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan Kabupaten Murung Raya yang inklusif dan berkeadilan.(Dahli)
Baca Juga:
https://www.pewartakaltengnews.com/2026/08/dp3adaldukkb-murung-raya-perkuat-pokja.html

Berita Terbaru

  • DP3ADALDUKKB Murung Raya Perkuat Pokja Pengarusutamaan Gender
  • DP3ADALDUKKB Murung Raya Perkuat Pokja Pengarusutamaan Gender
  • DP3ADALDUKKB Murung Raya Perkuat Pokja Pengarusutamaan Gender
  • DP3ADALDUKKB Murung Raya Perkuat Pokja Pengarusutamaan Gender
  • DP3ADALDUKKB Murung Raya Perkuat Pokja Pengarusutamaan Gender
  • DP3ADALDUKKB Murung Raya Perkuat Pokja Pengarusutamaan Gender

Posting Komentar

Ad
Ad