Ad

Program UPPKA Naik Kelas Resmi Ditutup, Cetak Pelaku Usaha Mandiri dan Berdaya di Murung Raya

Puruk Cahu, Pewarta Kalteng News– Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3DALDUKKB) resmi menutup Program UPPKA Naik Kelas "Dari Usaha Pemula Menuju Mandiri dan Berdaya", yang telah dilaksanakan selama tiga bulan, sejak 6 April hingga 6 Juli 2026.

Kegiatan penutupan dihadiri Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya Dina Maulidah, Asisten III Andri Raya, Sekdis DP3DALDUKKB Edy Purnawan, A.Ks., M.M., 
unsur Forkopimda, perwakilan Tim Penggerak PKK Kabupaten Murung Raya, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan perbankan dari Bank Kalteng, BRI, Bank Mandiri, dan BNI, para fasilitator, mentor, serta seluruh peserta Program UPPKA Naik Kelas.

Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, Sholihatul Amaliah, S.E., M.IP, dalam laporannya menyampaikan bahwa program tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan pemberdayaan ekonomi perempuan pelaku usaha pemula yang tergabung dalam kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA).

"Program ini bertujuan agar para pelaku usaha mampu mengembangkan usahanya secara mandiri, meningkatkan pendapatan keluarga, sekaligus berkontribusi dalam upaya penurunan angka stunting dan kemiskinan di Kabupaten Murung Raya," ujarnya.

Ia menjelaskan, selama tiga bulan peserta mendapatkan pelatihan setiap bulan, disertai pendampingan dan mentoring berkelanjutan melalui grup WhatsApp maupun kunjungan langsung ke lapangan.

Dari target 40 peserta, realisasinya mencapai 42 peserta yang berasal dari Kecamatan Murung, Tanah Siang, dan Tanah Siang Selatan. Tingkat partisipasi peserta mencapai sekitar 90 persen selama pelaksanaan program.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, program dinilai berjalan dengan baik. Sebanyak 90 persen peserta mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran sesuai jadwal. Selain itu, empat kelompok mentoring berhasil dibentuk dan para peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan serta keterampilan dalam mengelola usaha.

Sebanyak 80 persen peserta telah mampu menghitung harga pokok penjualan (HPP), memperbaiki kemasan produk, hingga mulai memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran. Bahkan, sejumlah peserta berhasil menambah variasi produk dan mengalami peningkatan omzet penjualan.

Sholihatul Amaliah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program, di antaranya Pemerintah Kabupaten Murung Raya, sejumlah OPD terkait, TP PKK, GOW, instansi vertikal, serta perbankan yang telah bersinergi memberikan pembinaan kepada para peserta.

Sementara itu, Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Murung Raya, Andri Raya, yang menutup kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada DP3DALDUKKB beserta seluruh pihak yang telah menggagas dan melaksanakan program pemberdayaan ekonomi tersebut.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk mandiri, produktif, dan sejahtera.

"Keluarga yang kuat adalah keluarga yang memiliki kemampuan mengelola sumber daya yang dimiliki, berusaha, serta meningkatkan pendapatannya secara berkelanjutan. Karena itu Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat nyata," ujarnya.

Ia menegaskan, Program UPPKA Naik Kelas bukan sekadar memberikan pelatihan, tetapi juga membangun pola pikir kewirausahaan, meningkatkan keterampilan, serta mendampingi peserta agar mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

"Program seperti inilah yang harus terus kita galakkan. Bukan hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi membangun kemampuan masyarakat agar mampu berdiri di atas kekuatannya sendiri. Ketika masyarakat memiliki pengetahuan, keterampilan, jaringan, dan kepercayaan diri, maka mereka akan mampu menciptakan peluang usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, sekaligus membuka kesempatan ekonomi bagi lingkungan sekitarnya," katanya.

Melalui program ini diharapkan para peserta dapat terus mengembangkan usaha yang telah dirintis sehingga mampu menjadi pelaku usaha yang mandiri, inovatif, berdaya saing, serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Murung Raya. (Dahli)
Baca Juga:
https://www.pewartakaltengnews.com/2026/07/program-uppka-naik-kelas-resmi-ditutup.html

Berita Terbaru

  • Program UPPKA Naik Kelas Resmi Ditutup, Cetak Pelaku Usaha Mandiri dan Berdaya di Murung Raya
  • Program UPPKA Naik Kelas Resmi Ditutup, Cetak Pelaku Usaha Mandiri dan Berdaya di Murung Raya
  • Program UPPKA Naik Kelas Resmi Ditutup, Cetak Pelaku Usaha Mandiri dan Berdaya di Murung Raya
  • Program UPPKA Naik Kelas Resmi Ditutup, Cetak Pelaku Usaha Mandiri dan Berdaya di Murung Raya
  • Program UPPKA Naik Kelas Resmi Ditutup, Cetak Pelaku Usaha Mandiri dan Berdaya di Murung Raya
  • Program UPPKA Naik Kelas Resmi Ditutup, Cetak Pelaku Usaha Mandiri dan Berdaya di Murung Raya

Posting Komentar

Ad
Ad